Selasa, 31 Oktober 2017

GUGUR BUNGA

Betapa hatiku takkan piluTelah gugur pahlawankuBetapa hatiku takkan sedihHamba ditinggal sendiri
Siapakah kini plipur laraNan setia dan perwiraSiapakah kini pahlawan hatiPembela bangsa sejati
Reff :Telah gugur pahlawankuTunai sudah janji baktiGugur satu tumbuh sribuTanah air jaya sakti
Gugur bungaku di taman hatiDi hari baan pertiwiHarum semerbak menambahkan sariTanah air jaya sakti



Untukmu Pahlawan Indonesiaku
Demi negri…
Engkau korbankan waktumu..
Demi bangsa…
Rela kau taruhkan nyawamu..
Maut menghadang di depan..
Kau bilang itu hiburan..
Tampak raut wajahmu..
Tak segelintir rasa takut..
Semangat membara di jiwamu..
Taklukkan mereka penghalang negri..
Hari-hari mu di warnai..
Pembunuhan dan pembantaian..
Dan dihiasi Bunga-bunga api..
Mengalir sungai darah di sekitarmu..
Bahkan tak jarang mata air darah itu..
Yang muncul dari tubuhmu..
Namun tak dapat…
Runtuhkan tebing semangat juangmu…

Bambu runcing yang setia menemanimu..
Kaki telanjang yang tak beralas..
Pakaian dengan seribu wangian..
Basah di badan keringpun di badan..
Yang kini menghantarkan indonesia..
Kedalam istana kemerdekaan..

puisi pahlawan

Untukmu Pahlawan Indonesiaku

http://youtu.be/o8axzu7ehdo

Demi negri…
Engkau korbankan waktumu
Demi bangsa…
Rela kau taruhkan nyawamu
Maut menghadang di depan
Kau bilang itu hiburan

Tampak raut wajahmu
Tak segelintir rasa takut
Semangat membara di jiwamu
Taklukkan mereka penghalang negri

Hari-hari mu di warnai
Pembunuhan dan pembantaian
Dan dihiasi Bunga-bunga api
Mengalir sungai darah di sekitarmu
Bahkan tak jarang mata air darah itu
Yang muncul dari tubuhmu
Namun tak dapat…
Runtuhkan tebing semangat juangmu

Bambu runcing yang setia menemanimu
Kaki telanjang yang tak beralas
Pakaian dengan seribu wangian
Basah di badan keringpun di badan
Yang kini menghantarkan indonesia
Kedalam istana kemerdekaan